Read Detail

KEMENTERIAN LHK : PERTIKAWAN TAMBAH SEMANGAT GENERASI MUDA

thumb_1564830621_news-3.jpg

Kegiatan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti Tingkat Regional (Pertikawan) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan(KLHK) pada enam region di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diharapkan, generasi muda pramuka akan menjadi pioner dan tauladan, yang menerapkan prinsip hidup cinta hutan dan peduli lingkungan hingga ke generasi berikutnya.

Mewakili Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Ruanda Agung Sugardiman menyatakan, Pertikawan merupakan momentum yang dapat menambah semangat generasi muda untuk senantiasa memperbaiki diri dan berperilaku cinta hutan serta peduli lingkungan. 

Ruanda Agung menitipkan tiga pesan penting kepada segenap anggota Gerakan Pramuka terutama Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti di seluruh penjuru Nusantara. Pertama, agar mengingat dan menjaga selalu Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Kedua, untuk terus menjadi generasi yang haus akan prestasi, haus akan karya di bidang apapun yang dijalani karena prestasi kalian adalah kebanggaan bangsa. 

“Ketiga, jika tiba saatnya bagi generasi kalian untuk pemimpin bangsa ini, saya titip masa depan Indonesia bawalah bangsa kita ke masa kejayaan yang sudah lama kita nantikan”, ucap Ruanda Agung dalam siaran pers.

Ruanda menekankan kepada seluruh Pramuka, bahwa dibalik latihan baris-berbaris, latihan mendirikan tenda, latihan membuat simpul tali, perlu juga ditekankan nilai-nilai unggul kedisiplinan, nilai-nilai unggul ketekunan dan akhlak yang mulia.

“Nilai-nilai unggul itu yang dibutuhkan oleh generasi muda Indonesia untuk memenangkan persaingan global di masa kini dan di masa depan. Nilai-nilai unggul yang kita butuhkan untuk membawa Indonesia menjadi bangsa pemenang, menjadi bangsa yang jaya”, jelas Ruanda Agung.

Perkemahan yang diselenggarakan dari tanggal 13 – 17 November 2018 dan diikuti 300 pramuka Penegak dan Pandega, di Komplek Rindam XVII Cendrawasih, Jayapura, diharapkan dapat menghasilkan kader bangsa yang tangguh dan handal dalam merawat lingkungan dan sumber daya alam di seluruh wilayah Indonesia. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan pada 5 region, yaitu di Regional Sulawesi Maluku, Regional Bali dan Nusa Tenggara, Regional Sumatera, Regional Kalimantan dan Regional Jawa.

Sumber : www.menlhk.go.id